Hasil imbang 2-2 melawan Mitra Kukar, menjadi penutup partai kandang Persiba Bantul, sekaligus laga pamungkas divisi Utama liga Joss Indonesia 2009-2010, selasa (30/03) di Stadion Sultan Agung, Bantul. Hattrick seri ini membawa anak asuh Eduard Tjong naik satu strip ke peringkat 2 akhir Klasemen Grup ll. Naiknya posisi Persiba, tertolong oleh kemenangan Pro Duta Fc atas Deltras Sidoarjo 1-0 pada hari yang sama. Tim kebanggaan publik Bantul ini, meski sama-sama mengemas poin 37 namun unggul dalam selisih gol. Di kubu tim tamu, oleh-oleh 1 angka ini, sudah cukup menggembirakan ratusan Mitman yang menempati Tribun l, Stadion Sultan Agung.
Mengawali menit-menit pertama pertandingan, Skuad Laskar Sultan Agung langsung bermain agresif. Peluang pertama hadir dari kaki kapten Seto Nurdiyantoro di menit 6, sayang tendangannya melambung tinggi meski kiper Mitra sudah tidak berada di depan gawang. Laga baru berumur 10 menit, sebuah diving header Ezequiel Gonzales gagal diantisipasi kiper Mitra Kukar, Agung Prasetyo. Ini adalah gol ke-12 dari Striker asal argentina tersebut. Ezze nyaris menambah pundi-pundi gol, jika saja sundulannya tidak mengenai mistar gawang. Rapatnya barisan pertahanan tim Naga Mekes ini, membuat skor 1-0 menutup paruh pertama laga.
Usai turun minum, tim tamu sempat membuat gol cepat di menit awal babak kedua, namun hakim garis menganulir gol Anindito, karena dianggap off side. Seakan mendapat berkah, pemain bernomer punggung 7 tersebut, akhirnya bisa merobek gawang tuan rumah di menit 61. Sembari menjatuhkan diri, sundulan kepala eks pemain Persis ini luput dari tangkapan kiper Wahyu Tri Nugroho. Persiba langsung merespon cepat, Sigit S Pane yang menggantikan Ugiek, dilanggar pemain belakang Mitra Kukar di kotak terlarang pada menit 64. Seakan De Javu Ezze enggan melakukan tendangan ini, dan Moukwelee yang melakukan sepakan 12 pas, ternyata gagal. Bola melambung tinggi diatas gawang Mitra Kukar.
Di menit 70, Moukwelle menebus dosa kegagalan eksekusi penalti tadi. Tendangan cannon ball dari asiss Ezze, menerpa tiang atas gawang Agung Prasetyo sebelum bergulir masuk. Sayang, kemenangan di depan mata gagal dipertahankan. Adalah Kapten tim tamu, Abunaw cletus, yang lepas dari pengawalan bek Persiba. Sontekan terarah di menit 83 bersarang di pojok kiri kiper Wahyu Tri Nugroho, sekaligus merubah skor menjadi 2-2. Hingga peluit panjang ditiup Wasit Hassanudin (Sidoarjo), kedua tim harus puas berbagi angka sama.
Di menit 70, Moukwelle menebus dosa kegagalan eksekusi penalti tadi. Tendangan cannon ball dari asiss Ezze, menerpa tiang atas gawang Agung Prasetyo sebelum bergulir masuk. Sayang, kemenangan di depan mata gagal dipertahankan. Adalah Kapten tim tamu, Abunaw cletus, yang lepas dari pengawalan bek Persiba. Sontekan terarah di menit 83 bersarang di pojok kiri kiper Wahyu Tri Nugroho, sekaligus merubah skor menjadi 2-2. Hingga peluit panjang ditiup Wasit Hassanudin (Sidoarjo), kedua tim harus puas berbagi angka sama.
Eduard Tjong sekali lagi mengaku kecewa dengan hasil imbang tadi. Terutama ketidakdisiplinan anak didiknya dalam mengawal pemain lawan. ” Masih banyak yang harus dibenahi sebelum berlaga di babak 8 Besar, terutama Mental bertanding,” ungkapnya. Sedang pelatih Mitra Kukar, Mustaqim, mengungapkan rahasia meraih poin di kandang Persiba. ” Saya tugaskan Katno (9) serta Nanang (33) untuk menjaga ketat Slamet Nurcahyo, dan ternyata berhasil,” beber pelatih asal Jatim ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar