Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Februari 2010

Persiba Bantul bekuk Pro Duta 2-1

Persiba Bantul kembali memenangi Derby Jogja, juma’t (19/02) atas tim tetangga Pro Duta Fc Sleman, 2-1. Meski hanya menang tipis, namun raupan 3 poin tadi, sudah cukup untuk mengkudeta pimpinan sementara Wilayah ll, Deltras Sidoarjo. Hasil ini tak lepas dari tumbangnya Deltras di kandang PPSM Magelang dengan skor 3-0. Kini Persiba Bantul memimpin Klasemen sementara Liga Joss Indonesia Wilayah ll, setelah mengemas 28 angka, sedangkan Deltras turun di peringkat 2, dengan nilai 26.Hasil ini sekaligus menasbihkan bahwa Pro Duta belum bisa menang di Stadion Sultan Agung, kandang Persiba.
Tampil dengan formasi 4 3 3, Febi Martika dkk justru kalah duel di lapangan tengah. Trio Midfield tim Kuda keraton, Tarikh El Janaby, Morish Power serta Zulham, benar-benar membuat Persiba kalang kabut. Alhasil tim tuan rumah justru banyak bertahan dan sesekali melakukan Counter Attack. Keasyikan menyerang, Pro Duta yang mengenakan kostum kuning-kuning, malah kecolongan di menit 15. Umpan lambung Ezzequiel di area penalti Pro Duta, dapat diselesaikan Ugiek Sugiyanto dengan sekali sontekan guna memperdayai kiper Galih Sudaryono. Lagi – lagi Ugiek nyaris membobol gawang Galih di menit 28, sayang masih bisa dimentahkan kiper bernomer punggung 20 itu. Hingga babak pertama berakhir, Persiba masih leading 1-0.
Usai turun minum, Dominasi klub yang kini di tangani mantan arsitek Persiba, Rulli Nere, masih terasa dominan. Imbasnya Kapten Persiba, Febi Martika, harus menerima Kartu Kuning akibat pelanggaran kerasnya. Masuknya Wahyu Tri Haryanto yang menggantikan Febi, masih belum bisa memenangi lapangan tengah. Tanpa kehadiran seorang Moukwelle, kerja para gelandang kurang begitu optimal. Beruntung, Luchiano maupun Wahyu Wijiastanto tampil rapi dan taktis, sehingga Eka Santika kerap terjebak Off-Side. Kehadiran Yohanes yang menggantikan Play maker Persiba, Slamet Nurcahyo, 15 menit menjelang bubaran membuahkan hasil. Lewat umpan crossingnya pada menit 85, sukses ditanduk Ezzequiel untuk memperbesar keunggulan tuan rumah 2-0. Sayang, di masa injury time, pemain Pro Duta bernomer 13, Zisva berhasil membobol jala Wahyu Tri Nugroho. Hingga wasit Deri Kuswara asal Sukabumi meniup peluit panjang, Persiba Bantul tetap unggul 2-1 atas Pro Duta Fc yang juga didukung oleh Senopati, di tribun 1 Stadion Sultan Agung.
Eduard Tjong mengakui kali ini anak asuhnya bermain di bawah form. Terlepas dari padatnya jadwal, ” hanya satu-dua orang saja yang bermain bagus, babak pertama-babak pertama sama saja,” keluh Edu.” mental pemain masih labil dan tanpa Moukwelle agak kacau,” tambahnya. Tetapi secara hasil akhir, Ia mengaku puas.
DPP Paserbumi dibantu Korwil-Korwil, saat jeda babak pertama juga mengadakan aksi penggalangan dana. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan penderitaan ARIF DWI PURNOMO, korban kebrutalan oknum suporter liar. Dari hasil pengumpulan tadi terkumpul uang sejumlah Rp. 5.053.800, termasuk sumbangan dari Kapolres Bantul serta puluhan pendukung Pro Duta, Senopati. 
sumber : www.paserbumi.com

Kamis, 11 Februari 2010

Persiba Bantul tahan Gresik 1-1

Ambisi Persiba Bantul untuk mencuri poin penuh di kandang Gresik United, akhirnya gagal. Febi Martika dkk harus puas berbagi satu angka, setelah tertahan 0-0 di Stadion Tri Dharma Gresik, kamis (11/02) sore tadi. Meski hanya meraih 1 poin, posisi tim Laskar Sultan Agung masih aman di peringkat 2, dengan total poin 25. Hasil seri ini merupakan yang pertama bagi skuad The Reds, selama mengikuti Kompetisi Liga Joss Indonesia 2009-2010. Sebaliknya, tuan rumah Gresik United, urung menggeser Persikota di klasemen sementara wilayah ll.
Turun dengan Line Up pemain yang sama kala mencukur Persis Solo, Persiba Bantul tampak berhati-hati meladeni permainan offensif tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini. David Faristian, gelandang Gresik United berkali-kali merepotkan lini belakang Persiba. Di menit 20, Nopendi terpaksa menerima Kartu Kuning setelah melanggar striker tuan rumah. Persiba Bantul yang sore tadi mengenakan kostum putih-putih, praktis hanya memiliki satu peluang emas, ketika tendangan Ezequiel Gonzales, setelah menerima umpan crossing Slamet Nurcahyo di menit 22 masih mampu ditepis kiper Gresik United, Usman Pribadi. Walau kalah dalam Ball possesion, hingga babak pertama usai, skor masih 0-0.
Memasuki 45 menit kedua permainan tetap dalam kendali dipegang anak asuh Sasi Kirono. Penampilan penyerang depan terbaru Gresik United, Varney Pas Boakay ( eks Persela ) sangat merepotkan duo Centre Back, Luchiano- Tanto. Pelatih Persiba, Eduard Tjong, mencoba melakukan pergantian pemain. Febi Martika serta Slamet Nurcahyo ditarik keluar, digantikan Wahyu Tri Haryanto dan Slamet Widodo. Meski begitu, keadaan tak berubah masih dalam kendali tuan rumah. Dukungan Paserbumi yang hadir di Stadion Tri Dharma, belum mampu banyak berbicara bagi tim. Sigit Syahrial Pane sempat diturunkan di menit 72 menggantikan Ugik S, namun minimnya pasokan bola dari lapangan tengah, membuat peran Striker bernomer punggung 10 tersebut kurang berarti. Hingga Wasit Saripudin dari Bandung meniup peluit panjang, papan skor tetap tak berubah 0-0.
www.paserbumi.com

Minggu, 07 Februari 2010

Persiba bantul gunduli Persis 5-0, Slamet Nurcahyo Hattrick

Slamet Nurcahyo (11) (by Yan Arief)Gelandang serang Persiba Bantul, Slamet Nurcahyo benar-benar menjadi momok pertahanan Persis Solo dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Joss Indonesia. Bermain dihadapan puluhan ribu Paserbumi yang memenuhi Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (7/02) pemain kelahiran jember tersebut membuat hattrick pertamanya selama membela tim Laskar Sultan Agung di menit 5, 34 dan 55.

Kemenangan 5-0 sore tadi sekaligus menjadi skor terbesar Persiba musim ini. Sementara untuk tim tamu, terlebih pelatih barunya Isman Jazulmei, mantan asisten pelatih Persija semasa dilatih Danurwindo, tak ubahnya kado pahit di pertandingan pertama sebagai Nahkoda baru tim Laskar Sambernyawa. Bagi Persis sendiri, kekalahan telak tadi sore semakin mengendapkan di dasar Klasemen Wilayah ll.
Selepas Kick-off, Nova Zaenal dkk sempat merepotkan barisan pertahanan Persiba yang dijaga Duo centre Back Wahyu Wijiastanto dan Luchiano. Namun lewat aksi serangan balik yang cepat di menit 5, dari sisi kanan Persis, umpan terukur Moukwelle mampu menembus perangkap off side Persis. Slamet nurcahyo yang datang dari second line menyambutnya dengan tendangan presisi ke arah kanan kiper persis yang dijaga Aditya fajar, 1-0 untuk Persiba. Gol cepat tersebut ternyata merubuhkan koordinasi permainan Persis. Hanya mengandalkan seorang Paredes didepan, serangan tim wong Solo selalu kandas sebelum masuk kotak 16 Persiba.

Persiba VS Persis Lemahnya trio bek Haryadi, Uchena serta prasetyo benar-benar dimanfaatkan Moukwelle maupun Rulli Handoyo untuk memborbadir tim tamu. Hasilnya dimenit 34, umpan satu-dua sentuhan Ezequiel – ugiek kembali dikonversi Slamet Nurcahyo guna memperdayai kiper Aditya. 2 menit sebelum turun minum, Ezequiel kembali mengoyak gawang Persis lewat heading memanfaatkan crossing Ugiek. Skor 3-0 menutup babak pertama dalam pertandingan yang diguyur hujan tersebut.
Usai turun minum, Febi Martika cs tidak megendurkan serangan. Dan akhirnya Pemain Persiba bernomer punggung 11, Slamet nurcahyo melengkapi penampilan gemilangnya lewat hattrik golnya di menit 55. Gol ini berawal pergerakan Ezequiel yang lagi-lagi gagal di-marking pemain belakang tim tamu. Unggul 4-0 membuat penampilan kedua tim agak menurun. Pergantian beberapa pemain baik Persiba maupun Persis tidak mampu meningkatkan tempo permainan. Justru beberapa pelanggaran kerap dilakukan kedua kesebelasan.
Beruntung bagi tim pujaan Paserbumi ini, aksi Akrobatik srtiker Roni irawan yang menggantikan Ugiek, meski terjatuh namun masih sempat melepaskan tendangan tanpa mampu ditepis penjaga gawang Aditya Fajar. Gol pertama roni Irawan di menit 81 ini sekaligus menutup pesta gol ke kubu Persis yang juga didukung ratusan pendukung fanatiknya, Pasoepati.
Dengan torehan poin penuh minggu sore tadi, Persiba kini menempel ketat Deltras Sidoarjo di puncak klasemen grup ll. Eduard Tjong sendiri mengaku puas bukan karena 5 gol-nya saja, tetapi ada gol yang berawal dari bola crossing. Para pemain juga jarang salah umpan dan disiplin menjaga setiap lini.
Sedang Isman Jazulmei hanya menyebut lemahnya koordinasi 3 pemain belakang tim asuhannya sebagai penyebab utama kekalahan. Tak lupa berucap bahwa Persiba sore ini tampil sangat bagus.
sumber : www.paserbumi.com

Sabtu, 30 Januari 2010

Persiba Bantul atasi Persikab 1-0

Persiba Bantul membuka putaran ll Liga Joss Indonesia 2009-2010 Wilayah ll lewat kemenangan dramatis 1-0 atas tamunya Persikab Kab Bandung. Gol Slamet Nurcahyo di menit 91 membuat tim Laskar Sultan Agung membalaskan kekalahan saat pertemuan pertama di Stadion Jalak Harupat 2 minggu lalu. Kemenangan sore tadi menjadikan perolehan poin Persiba kini terpaut tipis dari Deltras Sidoarjo. Sementara bagi Persikab, kekalahan ini memperpanjang rekor belum pernah menang di partai tandang selama kompetisi.
Persiba Bantul vs Persikab Kab. Bandung 1 - 0 Persiba Bantul vs Persikab Kab. Bandung 1 - 0
Stadion Sultan Agung, Sabtu (30/01) tetap penuh dengan belasan ribu Paserbumi meski pertandingan tadi juga disiarkan langsung oleh ANTV. Menurunkan Slamet Nurcahyo, Febi Martika (kapten), Moukwelle serta Rulli Handoyo, Persiba sebenarnya dominan dibabak pertama. Namun tidak akuratnya umpan Crossing maupun telatnya sokongan dari gelandang di kotak penalti Persikab, membuat beberapa peluang terbuang sia-sia. Setidaknya 2 kali Slamet Nurcahyo tendangannya nyaris membobol jala kiper Dadang Sudrajat di menit 25 dan menit 32. Sementara Persikab praktis hanya meninggalkan seorang Fortune Udo sebagai target man. Berkat ketatnya penjagaan bek Pieter Lipede, Skor imbang kosong-kosong menutup 45 pertama. 2 Kartu Kuning dikeluarkan wasit untuk pemain nomer 23 Persikab, Arwin begitu pula Fortune Udo.
Usai turun minum, Persiba masih juga kesulitan membongkar pertahanan tim polesan Suharno ini. Tak jarang pemain Persikab sering terjatuh meski terjadi sedikit berbenturan. Beruntung pemain Persiba tidak terpancing emosinya. Justru pemain Persikab, Arwin diusir sang pengadil karena menerima 2 Kartu Kuning di menit 70.
Tuan rumah yang bernafsu mengincar kemenangan akhirnya memasukan Seto Nurdiyantoro, Roni Irawan serta Johan Manaji. Serangan bergelombang tiga pemain pengganti ini nampaknya akan berakhir sia-sia. Pertahanan Grendel ala Italiano nyaris sempurna, bahkan mendekati menit 90, Fortune Udo hampir membuat Paserbumi menangis jika tendangannya gagal diantisipasi Kiper Wahyu Tri Nugroho.
Memasuki menit 92, tendangan keras Ezequiel justru mengenai Roni Irawan, bola rebound tersebut tepat di kaki Slamet Nurcahyo yang dengan dingin men-shot bola untuk membobol gawang Dadat Sudrajat. Ribuan Paserbumi tak anyal bersorak- sorai menyambut kemenangan dramatis sore tadi, bahkan Manager Persiba, Idham Samawi serta pelatih Eduard Tjong larut dalam Euforia. Kemenangan berharga guna menyambut Persis Solo 7 Februari 2010 nanti.  sumber : www.paserbumi.com

Senin, 18 Januari 2010

Persiba Bantul gagal raih poin

Laga terakhir Persiba Bantul di putaran pertama Kompetisi Divisi Utama Liga Joss Indonesia berakhir dengan kekalahan. Melawan tuan rumah Persikab Kabupaten Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Minggu (17/01) Slamet nurcahyo dkk harus mengakui keunggulan Udo Fortune cs dengan skor 1-0. Gol di babak pertama oleh pemain pengganti DaniMamangge, cukup untuk menggeser Persiba Bantul dari urutan 2 Klasemen sementara wilayah ll. Meskipun pulang tanpa poin, tim Laskar Sultan Agung masih bercokol di 4 besar klasemen.
Sejak kick off babak pertama dimulai, kedua tim lansung bermain terbuka. Persiba sedikit unggul di lini tengah lewat mobilitas gelandang lincah Slamet Nurcahyo. Namun ketatnya penjagaan Pieter Lipede pada Ezequiel Gonzalez membuat umpan satu-dua dengan ugiek gagal mencetak gol. Dua peluang emas dari sontekan wing back Zaenal Fanani maupun tendangan jarak jauh Slamet nurcahyo kandas di tangan kiper Persikab Dadang Sudrajat. Petaka justru datang di menit 37, lewat serangan balik yang cepat, Udo Fortune walau dijaga Wahyu Wijiastanto mampu memberi umpan matang pada Dani Mamangge yang lolos dari kawalan Luchiano serta Nopendi. Tendangan pemain nomer 9 ini menggetarkan jala kiper Wahyu Tri Nugroho. Wasit juga memberi 1 Kartu Kuning untuk bek Persikab Rasmoyo karena melanggar Wahyu tri Haryanto. 5 tendangan penjuru dibabak pertama tetap tak mengubah skor 1-0 untuk tuan rumah.
Memasuki 45 menit kedua, Eduard Tjong belum juga mengganti pemainnya meski Paserbumi yang datang langsung di Jalak harupat meminta Seto Nurdiyantoro dimainkan. Bola lebih sering berkutat di lapangan tengah karena kedua tim sama-sama kuat dalam penjagaan. Masuknya Yohanes Yuniantoro di menit 60 untuk menggantikan Wahyu Tri Harjanto belum membuahkan hasil. Kedua tim juga mendapat peluan terbaiknya melalui sundulan Moukwelle dan tendangan striker Udo Fortune. Seto Nurdiyantoro yang masuk di menit 73 menggantikan febi Martika tetab kesulitan menerobos bek – bek Persikab. Peluang terakhir lewat Yohanes masih juga menerpa tiang gawang tim yang didukung ratusan ‘green wolf’ ( supporter Persikab ). Hingga Wasit Khusni meniup peluit panjang, Persikab mampu mempertahankan kemenangan tipis 1-0.
Sementara saat dikonfirmasi, Wikan WK Sekretaris Tim mengatakan, Persiba hanya kurang beruntung dalam memaksimalkan peluang. Permainan secara umum juga bagus meski stamina agak kendor mengingat Persiba baru bermain kamis (14/01). Perombakan dan penambahan pemain pasti dilakukan sebelum putaran ll berlangsung. www.paserbumi.com

Kamis, 14 Januari 2010

Lawan Persiba, Persis kalah dikandangnya

Gol tunggal Ezzequiel Gonzalez di menit 17 babak pertama, mengantar Persiba Bantul sukses membungkam tuan rumah Persis Solo di kandangnya Stadion Manahan. Bagi Persiba, kemenangan tadi sore membuat posisi di klasemen sementara Liga Joss Indonesia wilayah tengah naik ke peringkat 2. Selain itu, torehan gemilang anak asuh Eduard Tjong sekaligus menghapus nada-nada sumbang bagi loyalitas tiga pemain eks Persis musim lalu, Wahyu Wijiastanto, Wahyu Tri Nugroho serta Moukwelle. Sedangkan bagi tim Laskar Samber Nyawa, inilah kekalahan pertama mereka di depan pendukung fanatiknya Pasoepati, sekaligus melengkapi rekor hatrik kekalahan di tiga laga terakhir.
Turun dengan menempatkan Moukwelle sebagai breaker dibantu Febi Martika, Rully Handoyo dan Wahyu Tri Harjanto untuk menopang serangan ternyata cukup berhasil meredam Eko Kancil dkk. Kombinasi umpan terobosan Wahyu Tri H maupun crossing Febi Martika sering merepotkan tuan rumah. Hasilnya di menit 15 Rully Handoyo mampu mengirimkan bola crossing dari sektor kiri Persis yang tepat disundul oleh Ezzequiel ke sisi kanan gawang Persis tanpa mampu dibendung kiper Johan. Kubu tuan rumah senantiasa gagal menembus barikade tim Laskar Sultan Agung yang sore itu bermain disiplin. hingga 45 menit pertama skor tetap tak berubah untuk keunggulan Persiba.
Selepas jeda, pelatih Persis Solo, Jamado mengintrusikan Nova Zaenal agar terus menekan tim Persiba yang didukung langsung ribuan Paserbumi. Namun umpan – umpan lambung ke kotak penalti dapat diantisipasi Luchiano maupun Wahyu Wijiastanto. Merasa gerah dengan penampilan tim tuan rumah, penonton di tribun selatan gawang sempat melemparkan petasan / kembang api ke arah kiper Wahyu Tri Nugroho. Permainan keras Persis justru membuat wasit memberikan 2 kartu kuning untuk pemain tuan rumah. Hujan yang mengguyur Manahan menjadikan permainan begitu menarik. Persiba sesekali melakukan counter attack lewat Ugik maupun Ezze namun sebatas mengancam. Sementara Persis kerap melakukan shooting dari luar penalti. Hingga bubaran Persiba akhirnya mampu mempertahankan skor 1-0.

Sedangkan tim Persiba Bantul malam ini  masih bermalam di Solo dan direncanakan besok pagi  jam 9 langsung ke Bandung dengan pesawat via Jakarta.  

Senin, 04 Januari 2010

Persiba Bantul dikalahkan Persidafon 1-2

Persiba Bantul vs Persidafon Dafonsoro (by Yan Arief)Ambisi Persiba Bantul untuk menyapu bersih semua poin di kandang akhirnya menemui kegagalan. Melawan tim kuat dari Papua Persidafon Dafonsoro, Febi Martika dkk harus menanggung malu di depan puluhan ribu Paserbumi dengan skor tipis 1-2. Dua gol di babak pertama anak dari anak asuh Fredy Mully hanya mampu ditipiskan heading striker Ugik Sugiyanto. Kekalahan pertama di kandang sendiri di Stadion Sultan Agung Bantul ini, membuat langkah Persiba Bantul sedikit terhambat. Sementara bagi tim tamu semakin mengukuhkan diri sebagai kandidat serius klub peserta Liga Super musim depan.

Bermain dengan menempatkan Seto Nurdiyantoro, Slamet Nurcahyo serta Johan manaji sebagai kreator penyerangan, ternyata mengalami kesulitan membongkar pertahanan Persidafon yang dikawal Bruno Kasmir. Justru serangan lewat sayap eks pemain Timnas Elly Aiboy sering membahayakan gawang Wahyu tri Nugroho. Alhasil di menit 22, crossing Elly didalam kotak penalti Persiba justru mengenai kepala Wahyu Wijiastanto hingga merobek gawangnya sendiri. Tertinggal 0-1 membuat pola permainan Seto Nurdiyantoro sedikit kacau. Sebuah penetrasi Javier Rocha dihadang Wahyu Wijiastanto tepat di luar area penalti Persiba. Wasit langsung menghadiahi tendangan bebas yang dieksekusi sendiri oleh Rocha. Tendangan kerasnya sempat menerpa sisi kanan tiang namun arahnya kedalam, lagi-lagi Wahyu Tri Nugroho untuk kedua kalinya memungut bola dari gawangnya pada menit 33. Walau mempunyai peluang 5 tendangan penjuru, semua hanya menghasilkan kemelut dan skor 2-0 mengakhiri babak pertama.
Masuknya Febi Martika menggantikan Seto N selepas tertinggal 2-0 sedikit mengubah permainan di paruh kedua. dua kali heading Ezze diawal babak kedua nyaris membobol gawang Persidafon. Tendangan sudut Kapten Persiba Febi M saat memasuki menit 58, sukses ditanduk Ugik Sugiyanto ditengah kepungan bek Persidafon. Usai gol ini serangan tim Laskar Sultan Agung semakin gencar. Beberapa peluang lewat tendangan Johan Manaji, Ugik Sugiyanto maupun sundulan Ezzequiel selalu gagal menembus gawang kiper Celcius Gebze yang sore itu bermain sekatan.Dua kartu kuning untuk dua pemain Persidafon diberikan wasit dibabak kedua, namun hingga 90 menit, keunggulan tim tamu 1-2 tetap tak berubah.
Dalam jumpa pers seusai pertandingan, Eduard Tjong mengakui timnya salah menerapkan strategi dibabak pertama dan Ia tidak menyalahkan gol bunuh diri Wahyu Wijiastanto, namun optimis saat melawan Gresik United juma’t (8/01) mendatang.

Hasil pertandingan lainnya untuk grup 2 (Tengah) Mitra Kukar vs PSIS 2-0, Deltras vs PPSM 3-1, Pro Duta vs Gresik United 1-0.

Sumber : www.paserbumi.com

Jumat, 01 Januari 2010

Kado Tahun Baru buat Paserbumi, Persiba Bantul permalukan Pro Duta

Pro Duta vs Persiba Bantul (by Yan Arief)Persiba Bantul akhirnya memenangi duel Derby Jogja atas tuan rumah Pro Duta FC di Stadion Maguwoharjo dengan skor 1-2. Kemenangan yang bersejarah bagi tim pujaan Paserbumi dalam setiap lawatan ke Stadion termegah se-Jogjakarta. Dua gol tim polesan Eduard Tjong lahir dari kaki Ugik Sugiyanto serta heading centre back Persiba Wahyu ‘Butho’ Wijiastanto. Kemenangan Derby yang tepat dipenghujung tahun sekaligus menaikan peringkat Persiba di Klasement sementara wilayah ll.


Menurunkan dua pemain sayap bertipe menyerang Johan Manaji serta Slamet Nurcahyo, Persiba langsung membuka peluang lewat tendangan Johan Manaji, tak berselang lama giliran wing back Nopendi yang mencoba dengan tendangan jarak jauhnya. Di menit 13 Ugik Sugiyanto akhirnya membuat ribuan Paserbumi yang memenuhi tribun timur bergemuruh. Bola yang lepas dari kaki bek Pro Duta Yohanes Tjoe, mampu dimanfaatkan pemain yang baru sembuh dari cidera itu dengan tendangan mendatar terarah melewati kaki kiper eks Persiba Galih Sudaryono. Di akhir babak pertama sundulan Ezequiel nyaris membobol gawang Pro Duta sebelum Galih mampu menepisnya. Skor 1-0 menutup paruh pertama.
Masuknya gelandang lincah tim ‘ Kuda Kraton’ Zulham dibabak kedua ternyata membuahkan hasil. Serangan kesebelasan milik Sihar Sitorus makin gencar mencecar sisi kiri Persiba yang di jga Zaenal Fanani. Eka Santika yang juga dimasukan selepas Zulham, mampu mengirimkan umpan lambung di sektor kanan area penalti Persiba yang dengan dingin disundul Striker asingnya Emelue Serge ke tiang jauh hingga gagal ditepis Wahyu Tri Nugroho. Selepas gol ini permainan semakin menarik. Serangan sporadis kedua tim mampu membuat penonton sedikit menahan napas. Sebuah pelanggaran di sektor kiri Pro Duta akibat dijatuhkannya Ezequiel membuat petaka tuan rumah yang sore itu mengenakan kostum merah maroon. Crossing Kapten Persiba Febi Martika di menit 80 berhasil dimaksimalkan Wahyu Wijiastanto dengan heading kencangnya tanpa mampu diantisipasi Galih S. Sisa waktu 10 menit menjadikan pertandingan memanas hasilnya wasit memberikan 2 kartu kuning untuk Tarikh El Janaby dan Yohanes Tjoe. Hingga bubaran Persiba tetap mampu mempertahankan keunggulan 2-1.
Dalam jumpa pers, Edu sapaan pelatih Persiba mengaku puas dan senang dengan Derby ini, namun ujian sesungguhnya adalah di tanggal 4 Januari nanti saat melawan Persidafon. Kelemahan bola Crossing akan coba diperbaiki secepatnya. Bagi Paserbumi dan masyarakat Bantul, kemenangan Derby tadi sore sekaligus merupakan kado manis di akhir tahun 2009.  (sumber : www.paserbumi.com)

Sabtu, 19 Desember 2009

Persiba Bantul dikalahkan Persikota 1-2

Pupus sudah ambisi Persiba Bantul untuk mengulangi kemenangan kedua atas Persikota. Dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Grup 2 (Tengah) yang berlangsung di stadion Benteng kota Tangerang jumat (18/12) tim Bayi Ajaib mampu revans atas Persiba Bantul dengan skor 2-1.  Dengan kekalahan ini target minimal 4 poin tak terpenuhi dan membuat perjuangan Seto Nurdiyantoro ke Liga Super sedikit tersendat.
Tampil didepan ratusan Paserbumi dari Bantul dan Paserbumi Metropolis yang datang langsung mensupport tim kesayangannya, kedua tim mengawali babak pertama dengan hati-hati.  Eduard Tjong yang menurunkan Seto serta Ezzequiel sebagai ujung tombak minim mendapatkan umpan- umpan matang dari kuartet gelandang Slamet Nurcahyo, Febi Martika, Maukwelle maupunAchmad Khudori. Masuknya Johan Manaji yang menggantikan Khudori tetap tak membuahkan hasil meski tendangan Slamet Nurcahyo melayang tipis diatas gawang Persikota.  Skor 0-0 menutup babak pertama.
Pada kedua, gol cepat Ezzequiel di menit 47 membuat Paserbumi di stadion Benteng bersorak sorai. A ksi individu Srtiker yang menjadi top Skorer Persiba ini gagal dibendung bek dan kiper Persikota. Namun eforia tersebut hanya berlangsung 5 menit, ketika pemain Persikota mampu membobol jala kiper Wahyu Tri Nugroho. Selepas gol penyeimbang, anak asuh H Sholokin makin gencar melakukan tekanan-tekanan ke tim laskar Sultan Agung. Di menit 63 tuan rumah akhirnya mampu mencetak gol kedua ke gawang Persiba Bantul. Disisa pertandingan yang berlangsung semakin keras, Persiba tetap tak mampu menyamakan kedudukan walau salah satu pemain Persikota di kartu merah.
Kelemahan Persiba pada pertandingan tadi sore yaitu kurang maksimal dalam mengantisipasi serangan lawan., terbukti pemain belakang Persiba sering terlambat mengcover  dan tidak menempel ketat pemain Persikota.  Strategi  Edu untuk menempatkan Wahyu Wijiastanto sebagai pendamping Ezze selepas Seto Nurdiyantara ditarik ternyata tak membuahkan hasil. Semoga di pertandingan melawan Persikad, Persiba mampu kembali ke permainan terbaiknya.

Pada lawatan ke Tangerang ini DPP Paserbumi mengucapkan terimkasih pada temen-temen Korwil Metropolis yang sudah banyak memberikan fasilitas, penjemputan, nasi bungkus makan siang, koordinasi tiket, dan dukungan support langsung ke tim dari Paserbumi Jakartam, Tangerang, Bekasi, Karawang.

Selasa, 08 Desember 2009

PSIS tak berkutik ditangan Persiba Bantul

Persiba Bantul vs PSIS Semarang 4-1 (by Yan Arief)Tim Laskar Sultan Agung kembali mempecundangi musuhnya tim Mahesa Jenar PSIS Semarang dengan skor 4-1 dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama Wilayah Tengah senin (7/12) di Stadion Sultan Agung Bantul. Ezequiel Gonzalez dan Seto Nurdiyantoro menjadi bintang lapangan lewat dua gol yang dibuatnya. Selain menempatkan Ezze — panggilan Ezequiel — sebagai Top Scorer sementara dengan 5 gol, Persiba Bantul kini memimpin Klasemen Wilayah Tengah.


Menurunkan Starting Eleven yang sama saat mengalahkan PPSM, Johan Manaji dkk langsung menggebrak pertahanan klub Kota Lumpia yang dikomandoi pemain nomer 88 Leke. Baru 5 menit berjalan Heading Ezze mampu membobol gawang PSIS yang dijaga kiper mudanya Catur. Selang 6 menit lagi-lagi Striker asal argentina ini membuat ribuan Paserbumi bersorak sorai lewat gol keduanya meneruskan bola muntah tendangan Ugik S. Dominasi Persiba Bantul di babak pertama dipertegas oleh gol sang Kapten Seto Nurdiyantoro via sundulan kepala di menit 42. Skor 3-0 menutup paruh pertama.
Selepas jeda, permainan tim polesan Eduard Tjong tetap menyerang. Sebuah kemelut di depan gawang PSIS kembali dikonversi Seto menjadi gol keduanya sore itu di menit 52. Ditariknya Ugik S serta Slamet Nurcahya membuat serangan PSIS meningkat. Dipertengahan babak kedua Iwan HW berhasil mencetak gol hiburan bagi PSIS. Sisa waktu pertandingan yang berlangsung sedikit keras dan kerap dibumbui keputusan Wasit yang merugikan tuan rumah, kedudukan 4-1 untuk Persiba Bantul tetap tak berubah.
sumber : www.paserbumi.com

Jumat, 04 Desember 2009

Persiba Bantul gunduli PPSM 4-0


Ambisi Persiba Bantul untuk membalas kekalahan saat laga ujicoba terbalas sudah. Bermain di Stadion Sultan Agung Bantul juma’t (4/12) tim pujaan Paserbumi mampu menggelontor 4 gol tanpa balas. Raihan tiga poin di kandang kali ini terasa istimewa mengingat sore tadi tim Laskar Sultan Agung untuk kali pertama tampil di depan publiknya sendiri dalam kompetisi Divisi Utama musim 2009/2010.
Turun dengan tiga gelandang bertipe menyerang, Seto Nurdiyantoro, Slamet Nurcahya dan Johan Manaji, Persiba benar-benar bermain ofensif sejak kick off.  Seto Nurdiyantoro di menit 15 membuat Stadion Sultan Agung bergemuruh lewat gol pertama di musim ini. Tak puas gol pembuka, anak asuh Eduard Tjong kembali mendominasi permainan, selang sepuluh menit giliran Striker asing Ezequiel Gonzalez membobol gawang PPSM yang dikawal Agus Murod lewat sundulan kepala memanfaatkan bola tendangan penjuru. Hanya sekali peluang Martinez yang nyaris membobol gawang Wahyu Tri Nugroho, ketika tendangan kerasnya menerpa mistar gawang di penghujung babak pertama.
Usai turun minum, Persiba yang disuport belasan ribu Paserbumi kembali membuat jala kiper Agus Murod bergetar. Kali ini giliran Slamet Nurcahyo dengan tendangan kerasnya di area penalti PPSM. Penampilan gemilang gelandang Maukwelle semakin memudahkan duet striker Ugik dan Ezze merusak pertahanan Raymond Nsangue yang diplot sebagai jangkar tim berjuluk Simo Lodro itu. Hands ball pemain PPSM akibat serangan gencar Persiba dikotak terlarang di menit 65 mampu dikonversi Ezequiel lewat tendangan penalti sekaligus gol keduanya sore itu. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 4-0 tetap untuk kemenangan tim Persiba Bantul.
Info pertandingan lainnya, Pro Duta menang 2-0 atas PSIS Semarang sementara Persis ditahan imbang Persikab  Bandung 0-0.


Kamis, 26 November 2009

Laga Perdana Persiba Bantul permalukan Mitra Kukar

Persiba Bantul mengawali laga perdana kompetisi Divisi Utama musim ini dengan kemenangan tipis 1-0 dikandang Mitra Kukar. Bermain di Stadion Rondong Demang kamis (26/11) sore, Febi Martika dkk unggul lewat gol yang dicetak Striker Ezzequiel Gonzalez pada babak pertama.

Turun dengan formasi 4 4 2, Persiba yang sore tadi dikapteni Febi Martika langsung menekan tim yang berjuluk Naga Makesse. Baru sebelas menit berjalan Ezzequiel berhasil memanfaatkan crossing Febi Martika lewat sundulannya yang gagal ditangkap kiper A Prasetyo. Meskipun mendominasi alur permainan sepanjang 45 menit pertama, Persiba gagal memperbesar keunggulannya.

Usai turun minum, Harun Rosyid cs gantian menekan barisan pertahanan tim Laskar Sultan Agung yang diotaki duet Luchiano - Wahyu 'Buto' Wijiastanto. Situasi makin diperparah oleh kepemimpinan wasit Suharto yang cenderung menguntungkan tuan rumah. Bahkan pendukung Mitra Kukar sempat melemparkan petasan ke area gawang Persiba, alhasil di menit 70 pertandingan sempat dihentikan. Sisa waktu 20 menit tetap tak mengubah skor 1-0 untuk kemenangan tim pujaan Paserbumi tersebut. Dipertandingan lainnya, PSS kalah 2-0 PSIR, Persiku kalah 1-3 PSIM, Produta kalah 2-0 dari Deltras dan Persis menang 2-0 atas Persikota.

Susunan pemain Persiba ( Wahyu Tri Nugroho - Nopendi - Luchiano - Wahyu Wijiastanto - Slamet Widodo - Febi MC - Wahyu Tri H - Maukwelle - Slamet Nurcahyo - Ezzequiel - Ugik S ).

sumber : www.paserbumi.com

Sabtu, 14 November 2009

Persiba dikalahkan Persik 1-2



Persiba Bantul mengakhiri rangkaian tour uji coba di Jawa Timur dengan menelan kekalahan tipis 2-1 dari tuan rumah Persik Kediri sabtu (14/11). Lagi – lagi, penalti membuyarkan harapan tim kebanggaan warga Bantul untuk menahan imbang tim Macan Putih di Stadion Brawijaya kota Kediri. Di babak pertama, tuan rumah Persik lebih mendominasi permainan. Luiz de Souza dan Patricio Morales kerap mencecar sisi kiri Persiba yang dikawal Slamet Widodo. Gol yang ditunggu-tunggu Persikmania akhirnya lahir dari kaki gelandang Khusnul Yuli pada menit 25. Skor 1-0 tidak berubah hingga 45 menit pertama meski Persiba terus ditekan Harianto dan kawan-kawan.

Memasuki babak kedua, Slamet Widodo digantikan Dodi Kuswara untuk menguatkan sisi kiri Persiba. Hasilnya umpan Ezze mampu dimaksimalkan Ugik S untuk menggetarkan kiper Persik yang dijaga Wahyudi, skor menjadi imbang 1-1. Sayangnya kedudukan imbang ini tidak bertahan lama, kembali Persiba mendapat hukuman penalti setelah Wahyu Wijiastanto melanggar Patricio Morales. Eksekusi legiun asing K Jhon di menit 63 gagal dibendung kiper Wahyu Tri Nugroho. Meski sempat melakukan pergantian pemain, skor 2-1 tetap bertahan hingga wasit Mujianto meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.  Susunan pemain Persiba ; Wahyu Tri Nugraha, Nopoendi, Wahyu Tanto, Luchiano, Slamet Widodo, Seto Nurdiyantara, Febi Martika C, Slamet Nurcahya, Wahyu Gowang, Ezzequiel, Ugik Sugiyanto.

sumber : www.paserbumi.com

Kamis, 12 November 2009

Persiba Bantul tahan imbang PSBI Blitar 1-1



Lawatan pertama Persiba Bantul di bawah pelatih baru Eduard Tjong, melawan PSBI Blitar di stadion Supriyadi berakhir seri 1-1. Laga ujicoba yang nyaris tertunda karena kedatangan Wapres Budiono tersebut, Persiba lebih dulu unggul di menit ke-82 sebelum penalti Ranu Tri S di menit 95 membuyarkan kemenangan Laskar Sultan Agung. Turun dengan kuartet bek Nopendi, Luchiano, Wahyu Tanto dan Slamet Widodo di depan gawang yang dijaga kiper Agus Marwanto, Persiba mampu menguasai jalannya pertandingan di sepanjang babak pertama. Dukungan empat gelandang Persiba Febi Mamrtika Candra, Seto Nurdiyantoro, Slamet Nur Chayo dan Achmad Khudori mampu merepotkan Bertha Yuwana cs. Sayang kepemimpinan wasit Muhaimin Iskandar yang agak berat sebelah, membuat Ezzequiel dan Hermawan Eko gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir.

Pertandingan di babak kedua, Eduard Tjong memasukan Wahyu Tri Harjanto Gowang, Johan Manaji, Ugik Sugiyanto serta Rulli Handoyo menggantikan Slamet Nurcahyo, Seto Nurdiyantoro, Hermawan dan Achmad Khudori. Hasilnya, gol yang dinanti Paserbumi tercipta di menit 82. Tendangan Johan Manaji di luar kotak penalti tim Singo Lodro gagal ditangkap kiper Eki S setelah bolanya membentur bek PSBI. Namun sayang, penalti Ranu Tri S di menit 95 membuyarkan kemenangan Persiba Bantul. Meski hanya berakhir imbang, mental permainan Seto Nurdiyantoro dan kawan-kawan mulai membaik. Persiba masih menyisakan satu kali ujicoba melawan Persik Kediri hari sabtu nanti. Sementara dipertandingan uji coba lainnya, PSS Sleman sukses membekuk PSIS Semarang 4-1, yang digelar di stadion Maguwoharjo.

sumber : www.paserbumi.com

Jumat, 06 November 2009

Bersama Pelatih Baru Edu, Persiba Bantul menang 6-0

Kiprah pelatih terbaru Persiba, Eduard Tjong menuai hasil positif. Dalam partai ujicoba melawan PS Brawijaya di Stadion Sultan Agung (SSA) Jum’at sore (6/11), Seto Nurdiantoro sukses menggulung lawannya dengan skor 6-0. Meski hanya pertandingan persahabatan, manajer Persiba sekaligus Bupati Bantul H. Idham Samawi turut menyaksikan langsung hingga pertandingan usai.
Di babak pertama, Slamet Nurcahyo langsung membuka skor saat laga baru berjalan 5 menit. Walaupun terus menguasai sepanjang 45 menit pertama, striker seleksi Domerto Thesia gagal menambah gol ke gawang tim Brawijaya yang tadi sore diperkuat pemain asal Kamerun, Nkomo Joseph. Hingga wasit meniup peluit babak pertama, kedudukan tetap 1-0.
Selepas jeda Eduard Tjong memasukan Ezzequile Gonzales mendampingi Ugik di lini depan. Hasilnya 5 gol bersarang di klub divisi 1 pengcab PSSI Kota tersebut hasil bidikan Seto Nurdiantoro, Ugik S., Ezzequiele yang masing-masing menyumbang 1 gol. Sementara Slamet Nurcahyo menambah dengan 2 gol.
Secara keseluruhan, permainan anak asuh Eduard Tjong mulai ada peningkatan. Kesalahan dasar di lini belakang tidak terjadi. Meski sang pelatih kerap berteriak di pinggir lapangan, terutama di babak pertama minimnya gol lebih disebabkan karena kualitas striker yang kurang tajam. Slamet Nurcahyo layak menjadi Man of The Match dalam pertandingan sore tadi karena mencetak hatrik dan mampu memberi assist kepada rekan timnya.


Senin, 02 November 2009

Giliran Persikota dikalahkan Persiba Bantul 1-0

Desakan mundur pelatih dan kritik pedas Paserbumi terhadap kinerja pelath dan performa pemain membuat skuad Persiba Bantul bangkit dan menaikkan powernya untuk menunjukkan pada publik Bantul bahwa tim ini tidak separah yang dibayangkan dan dilihat, terutama pada waktu piala Kraton yang lalu. Grafik naik permainan Persiba telah ditunjukk an dengan melengkapi kemenangan pada laga pertandingan segitiga melawan Persikota dengan skor 1-0 yang digelar pada tempat yang sama di stadion Cibinong Bogor pada Sabtu (31/10).

Persiba Bantul unggul tipis berkat gol striker lokal Ugik Sugiyanto pada menit 53. Hingga sampai menit 90 kedudukan tidak berubah. Dengan hasil ini, manajemen tetap akan menggelar evaluasi tim, termasuk pelatih. Dari sebelum berangkat ke Bogor, tentunya semua sepakat apabila gagal di ujicoba Bogor akan melengserkan Rully Nere dari kursi pelatih. Jawaban dai manajemen juga pasca ujicoba Bogor.

Kemenangan ini akan menjadikan tim semakin baik, namun bagi manajemen harus benar-benar berpikir tentang lanjut dan tidaknya seorang Rully menangani tim Persiba Bantul musim ini. Dari pantauan dan info dari manajemen permainan Persiba semakin kompak, peran pelatih juga sangat baik. Kita tunggu hasil manajemen saja.

carik@paserbumi | http://carik-paserbumi.blospot.com

Kamis, 29 Oktober 2009

Persiba Bantul kalahkan Persikabo 2-1

Pertandingan ujicoba Persikabo melawan Persiba Bantul yang dilangsungkan Kamis (29/10) di stadion Cibinong Bogor akhirnya dimenangkan oleh tamunya Persiba Bantul dengan skor 2-1. Hasil ini cukup menggembirakan bagi penggemar bola di Bantul terutama wadah suporter Paserbumi yang selama ini dibuat kecewa dengan penampilan selama mengikuti turnamen piala kraton dan ujicoba-ujicoba yang telah dilakukan baik di kandang maupun ujicoba keluar.

Jalannya pertandingan di babak pertama, tuan rumah Persikabo sempat mendapatkan peluang pinalti pada menit ke-18, namun kiper Arishoma dapat menggagalkan eksekusi pinalti. Persiba Bantul sudah unggul di menit 24 hasil gol yang dilesakkan oleh striker Ezequiel Gonzales memanfaatkan umpan dari pemain tengah Wahyu Tri Harjanto. Menjelang babak pertama usai, Ugik Sugiyanto dapat menambah gol dengan sontekanhya pada menit ke 42. Hingga babak pertama berakhir untuk kemenangan Persiba Bantul dengan skor 2-0.

Di babak kedua pelatih Persiba Bantul Rully Nere memasukkan  Maukwele untuk mengganti Johan Manaji dan menarik Dodi Kuswara digantikan Zainal Fanani pada menit 62 dan di menit 82, mengganti Seto Nurdiyantoro dengan memasukkan Supaham. Menjelang pertandingan usai pada enjury team tuan rumah Persikabo berhasil  memperkecil kekalahan, lewat tendangan Roger Batoum pada menit 92, dan sampai berakhinrya pertandingan berkesudahan 1-2 untuk kemenangan tim tamu Persiba Bantul.


carik@paserbumi | http://carik-paserbumi.blospot.com

Jumat, 23 Oktober 2009

Persiba Bantul hanya menang 3-1 atas Diklat Saltiga

Persiba Bantul menang dengan selish 2 gol pada pertandingan ujicoba melawan Diklat Salatiga dengan skor akhir 3-1 yang dilangsungkan Jum’at (23/10) di Stadion Sultan Agung.  Pada babak pertama Persiba Bantul menurunkan komposisi pemain ;  Wahyu Tri Nugroho sebgai penjaga gawang dengan pemain belakang Slamet Widodo, Sofyan Morhan,Hari Susanto, Zaenal Fanani, pemain tengah Wahyu Tri Harjanto,  Febi Martika, Johan Manaji, Seto Nurdiyantoro dan 2 striker Supaham dan Ugiek Sugiyanto.
Pada babak pertama terjadi 3 gol, 2 gol dari Persiba Bantul diciptakan oleh Ugik Sugiyanto, sedangkan gol balasan dari Diklat Salatiga oleh Alfian Nur Said. Sedangkan pada babak kedua hanya tercipta 1 gol bagi Persiba hasil tendangan pinalti oleh Ezequiel Gonzales, setelah Ugik Sugiyanto dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain belakang Diklat Salatiga.
Walaupun menang, permainan Persiba belum padu, pemain masing sering salah umpan akibat kurang komunikasinya antar pemain. permainan Diklat Saltiga cukup bagus, walaupun usia masih sangat muda tetapi secara teknispun tidak kalah jauh, dan secara team work sangat bagus hingga peluang Persibapun tidak menghasilkan gol. Sementara itu diluar lapangan, di tribun utara dan timur, banyak penonton yang meneriakkan ganti pelatih, pecat Rully Nere. Mereka pada kecewa dengan permainan Persiba.